seseorang yang disebut sebagai Dajjal dengan membawa fitnah terbesar bagi seluruh umat manusia.
Dajjal akan menyesatkan orang-orang beriman pada hari akhir kelak, bahkan tak sedikit manusia yang sebelumnya beriman kepada Allah SWT justru ingkar dan menjadi pengikut Dajjal. Astaghfirullah.
berkut gambar ilustrasi dajjalll

Sumber: islamdarshan.co.in
Namun sebelum lebih jauh, siapakah sosok Dajjal ini?
Apakah ia berasal dari bangsa jin atau bangsa manusia?
Pembahasan mengenai asal muasal
para ulama bersepakat, banyak dalil yang menguatkan bahwa Dajjal dari bangsa manusia bukan bangsa jin.
Sebagaimana juga diriwayatkan dari Tamim Ad-Dari RA yang saat itu ditunjukkan suatu tempat yang dipercaya tempat bersemayamnya
Dajjal oleh hewan yang bernama Jassasah.
Tamim Ad-Dari mengatakan
“Maka kami pergi dengan bersegera.
Hingga kami masuk ke dalam ruangan.
Ternyata di dalamnya terdapat Dajjal manusia yang tubuhnya paling besar dari manusia yang pernah kami lihat dan manusia diikat dengan paling kuat.
Kedua tangannya diikat ke lehernya antara kedua lututnya dan kedua mata kakinya dengan besi.” (HR. Muslim)
ilustrasi gambar dajjjal
.Sumber: javedch.com
Dari hadis di atas sudah sangat jelas bahwa Dajjal berasal dari bangsa manusia bukan bangsa jin. Namun ada juga sabda Rasulullah yang memang menyebutkan bahwa Dajjal berasal dari bangsa manusia sehingga banyak para ulama yang memperdebatkan masalah tersebut. Hadis itu menjelaskan perjumpaan Nabis SAW dengan Ibnu Sayyad, seorang manusia yang saat itu dikira sebagai Dajjal oleh para sahabat nabi. Hal tersebut ternyata hanya kesalahpahaman sahabat sehingga diluruskan oleh Nabi SAW.
orangtua Sumber: geodost.tv
Sehingga dari hadis di atas kita dapat menyimpulkan bahwa Dajjal berasal dari bangsa manusia bukan bangsa jin. Namun dari kesimpulan tersebut munculah sebuah pertanyaan, siapakah orang tua Dajjal jika benar ia berasal dari bangsa manusia? Dilansir dari kitab Asyrathus Sa'ah karya Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabl menjelaskan ada sebuah hadis mengenai orang tua Dajjal. Hal itu terjadi saat Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya tentang perkara Dajjal tersebut. “Apakah Dajjal dari keturunan anak Adam?” Beliau rahimahullah pun menjawab: congkoppp Sumber: the-spiritualist.com “Dajjal adalah anak keturunan Adam. Dan sebagian ulama mengatakan: Bahwasanya Dajjal adalah syaithan (jin). Dan sebagian lagi mengatakan: Bahwasanya bapaknya adalah manusia namun ibunya adalah jin. Perkataan-perkataan ini tidaklah benar. Maka yang terlihat adalah bahwa Dajjal dari keturunan Adam. Dan dia butuh untuk makan dan minum dan selainnya. Maka dari itu, Isa alaihissalam membunuhnya dengan cara biasa sebagaimana manusia itu terbunuh.” (Majmu’ Fatawa 2/19) Dari para pendapat ulama di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa Dajjal adalah bangsa manusia serta ayah dan ibunya juga seorang manusia. Namun pendapat dari Ibnu Utsaimin tadi yang menyebutkan bahwa ibunya Dajjal adalah seorang bangsa jin tidaklah benar. Kedua orang tua Dajjal adalah manusia, hal ini pun sesuai dengan riwayat dari Syaikh bin Baz tatkala ia ditanya tentang orangtua Dajjal sehingga beliau menjawab: djjal Sumber: javedch.com "Benar, di akhir zaman, ia (Dajjal) dari keturunan manusia, ia berbicara dengan bahasa Arab, sebagaimana dhahir hadis-hadis yang menjelaskan tentangnya... dan ia melakukan hal-hal menakjubkan yang menjadikan manusia terfitnah dengannya..." (Fatwa Syaikh bin Baz dalam Fatawa Nurun Ala ad Darb) Sebagian pendapat juga mengatakan bahwa ayah Dajjal adalah seorang manusia yang tinggi dan gemuk, hidungnya seperti paruh burung. Sedangkan ibunya juga seorang perempuan gemuk dan berotot. Kedua orang tua Dajjal adalah orang musyrik yang menyembah berhala dan mempersembahkan sesajen untuk ritual keagamaan. Bayi-mata-satu-681x324 Sumber: en.paperblog.com Diceritakan juga saat Dajjal lahir dari rahim ibunya ia langsung bertingkah tidak seperti bayi pada umumnya. Dajjal memiliki satu mata yang dimana mata sebelahnya sudah buta sejak lahir. Akhirnya kedua orang tua Dajjal mati, sebagian pendapat mengatakan ibu Dajjal mati setelah beberapa saat melahirkannya sedangkan ayahnya mati karena depresi. socotra Sumber: wikistrike.com Setelah kedua orang tuanya meninggal, Dajjal kemudian diasuh oleh malaikat Jibril di sebuah pulau terpencil. Dan hingga saat ini masih dipercaya bahwa Dajjal sedang terbelenggu di pulau misterius yang diyakini berlokasi di laut Yaman sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat Tamim ad-Dari yang mengatakan: "Ketahuilah bahwa ia berada di lautan Syam atau lautan Yaman,” Oh, tidak! Bahkan dari arah timur! Tidak Dia dari arah timur, Tidak Dia dari arah timur dan beliau mengisyaratkan dengantangan ke arah timur." (HR. Muslim) Menurutmu, mengapa Dajjal diciptakan oleh Allah SWT?